di antara halaman -01
saya mengosongkan semuanya, yang telah berdebu, yang telah dilanda kata usang juga sabda yang saya tutupi pada gerimis yang jatuh, semua harus terkesan rahasia, seperti mawar pada selipan kertas surat cinta, seperti daun gugur pada kemarau di tanah sua.
saya membaur pada bunga wangi itu
menciptakan udara yang tak pantas di ukir terang dengan sejuta air mata, saya juga ikut menari pada awan gelap bercahaya, apakah rindu juga bisa di ramal dan terka?
saya juga mempertanyakan, tentang betapa celaka nya perasaan juga angan angan, seperti sibuk selalu minta di rangkai, saya hanya ingin mendayu dari setiap nafas, bahwa awal kematian adalah rasa.

Comments